Naik Kereta Gantung di Teleferico, Madrid

mad4

Untuk pertama kalinya gue melihat Madrid dalam roster gue. Gue pun senyum sumringah sebab ini memang merupakan salah satu flight paling dicari oleh crew, apalagi karena layover yang gue dapat lumayan panjang yaitu 50 jam. Hmm, apa yah yang bisa gue lakukan di Madrid selama dua hari?

Dari buku pariwisata Madrid yang gue beli baru-baru ini, ada banyak pilihan tempat yang wajib dikunjungi. Gue memilih secara acak dan akhirnya memutuskan untuk pergi ke Teleferico, di mana pengunjung bisa naik kereta gantung sambil menikmati pemandangan kota Madrid dari atas. Hmm, kedengarannya menarik ya!

Berhubung hotel tempat gue menginap terletak di pusat kota, gue dan flying partner yang juga crew Indonesia (namanya Maya) pun harus berjuang untuk mencari jalan menuju Teleferico yang terletak di Casa de Campo. Kami memilih naik Metro (kereta bawah tanah) dari Stasiun Nuevos Ministerios dan mengambil jalur Circular 6 menuju Aguilleres. Sesampainya di Stasiun Aguilleres, kami berhenti sejenak untuk makan siang sebelum melanjutkan perjalanan.

Meskipun orang-orang lokal bilang bahwa Teleferico mudah ditemukan, kenyataannya berkata lain. Gue dan Maya harus berjalan cukup jauh dan nyasar ke mana-mana sebelum akhirnya menemukan jalan yang benar dan menemukan Teleferico.

Dari Restoran Tapas 44 tempat kami makan siang, seorang pria lokal yang untungnya bisa berbahasa Inggris dengan sangat lancar membantu kami menemukan jalan. Kami diarahkan untuk berjalan lurus terus hingga penghujung jalan, lalu mengambil jalan sebelah kiri. Dari sini kami masih sempat nyasar karena setelah di jalan sebelah kiri tersebut ada perempatan. Kami sempat kebingungan harus mengambil jalan sebelah mana setelah itu. Akhirnya setelah tanya kanan kiri, seorang warga lokal menunjukkan pada kami sebuah plang berwarna biru bertuliskan Teleferico. Plang tersebut cukup besar sebetulnya, tapi karena jalan masuk menuju Teleferico berupa taman yang sangat luas dan dipenuhi pepohonan tinggi, kami nyaris tidak melihat tulisannya.

Sesampainya di Teleferico, kami tidak langsung naik kereta gantung tapi berjalan menyusuri taman dan duduk di bawah pepohonan yang rindang. Siang itu belum terlalu panas dan cuaca di Madrid sangat cerah. Berfoto pun tidak perlu pakai filter apapun karena cahaya dan latar belakang pemandangannya pun bagus. Banyak orang yang datang ke taman hanya sekedar duduk-duduk santai bersama teman dan keluarga. Ada juga yang piknik dan sekelompok pelajar terlihat membaca buku sambil berdiskusi. Tempat ini memang menyenangkan untuk melepas lelah dan menyegarkan mata.

mad7

mad3

mad1

mad10

Puas mengelilingi taman, kami pergi ke loket tiket. Harga tiket pulang pergi (round trip) naik kereta gantung sebesar EUR 5,9 per orang atau sekitar USD 6,6 atau Rp 87.000 per orang. Cukup murah menurut gue karena durasi sekali jalan naik kereta gantung sekitar 15 menit. Bolak balik jadi sekitar 30 menit dengan tempo sedang dan selama perjalanan, mata kita dimanjakan dengan pemandangan indah kota Madrid dari atas ketinggian sekitar 40 meter dari atas permukaan tanah. Sensasinya lumayan menegangkan, apalagi setiap kali kereta gantung hendak menanjak atau menurun. Terasa sekali getarannya dan itu cukup membuat gue dan Maya bergidik ketakutan, hahaha…

mad6

Beginilah pemandangan yang gue potret dari kereta gantung. Bagus ya?

mad5

Use Facebook to Comment

comments

Leave a Reply