Berbagi Pengalaman Daftar IELTS

ielts

Gue udah pernah coba ikutan tes TOEFL dan TOEIC, tapi baru kali ini gue mendaftar untuk ikutan IELTS. Apa itu IELTS? IELTS adalah singkatan dari International English Language Testing System. Pada dasarnya ya tes kemampuan berbahasa Inggris untuk orang-orang yang bukan native speaker.

Bedanya dengan TOEFL dan TOEIC adalah IELTS mengetes semua aspek kemampuan berbahasa yang terdiri dari Listening, Reading, Writing, dan Speaking. Sementara TOEFL dan TOEIC hanya Listening dan Reading saja dan bentuk tesnya pun tertulis.

Orang-orang yang mendaftar untuk tes IELTS biasanya mereka yang mengejar beasiswa untuk belajar atau akan pergi bekerja di luar negeri. Tujuannya biasanya Australia, Inggris, dan negara-negara Eropa lainnya. Anyway, kalau kalian sampai ke postingan blog gue ini berarti kalian sedang mencari info untuk mendaftar tes IELTS dan beruntunglah kalian karena gue akan berbagi semua informasi yang gue dapat tentang tes bahasa Inggris yang satu ini.

Bagi yang berdomisili di Jakarta, kalian bisa mendaftar IELTS di The British Institute Indonesia atau di UniSadhuGuna Testing Centre. Keduanya terletak di Kuningan, Jakarta Selatan.

UniSadhuGuna Testing Centre
Menara Kuningan, 14th floor
Jalan H.R. Rasuna Said Blok X-7 Kav. 5
Jakarta Selatan 12940
Ph. (021) 3002 7095 / 0812 8000 7905
Email: contact@ieltsindonesia.co.id

Bagi yang mau mendaftar ke kantor UTC, bisa naik kendaraan umum Kopaja 66 dari terminal Blok M. Atau kalau naik Bus Transjakarta, turun di Halte GOR Sumantri (Pasar Festival) lalu jalan sedikit di sebelah kiri jalan sampai menemui gedung perkantoran Menara Kuningan.

Uang pendaftaran pada saat tulisan ini dibuat sebesar GBP 120 atau USD 190 atau kalau dirupiahkan dengan kurs saat ini sebesar Rp 2.400.000. Berhubung gue daftar langsung dan malas bawa banyak lembaran uang, gue pun membayar dalam bentuk USD dan menerima kembalian dalam bentuk rupiah. Jadi ada tiga mata uang yang diterima untuk pembayaran IELTS dan kalian bisa pilih salah satu di antaranya.

Pendaftaran bisa dilakukan di kantor ataupun secara online. Bagi yang mendaftar secara online, pembayaran dilakukan dengan transfer ke rekening bank yang sudah ditunjuk oleh IELTS Indonesia. Pendaftar langsung seperti gue akan menerima beberapa brosur dan bonus buku dan CD Top Tips for IELTS General Training. Selain itu bisa juga bertanya-tanya langsung mengenai tes IELTS pada staf di sana yang cukup ramah.

IELTS ada dua jenis yaitu Academic dan General Training. Dari namanya, sudah jelas IELTS Academic diperuntukkan bagi mereka yang mau studi di luar negeri. Sedangkan General Training diperuntukkan untuk keperluan yang lebih umum dan biasanya diperlukan bagi mereka yang ingin bekerja di luar negeri.

Perbedaan paling signifikan pada kedua jenis tes IELTS ini terletak pada bagian Writing. Untuk IELTS Academic, peserta tes akan menemukan diagram, skema, atau grafik dan diminta untuk membuat esai dari sajian data tersebut. Sementara untuk IELTS General Training, peserta tes harus membuat esai berdasarkan suatu topik yang diberikan. Terdapat 2 soal Writing yang diberikan dan peserta harus membuat esai masing-masing terdiri dari 150 dan 250 kata dalam kurun waktu 60 menit.

Untuk tes Reading, terdapat 3 bahan bacaan dan 40 soal untuk dijawab dalam kurun waktu 60 menit. Untuk Academic Reading, bahan bacaan diambi dari buku, jurnal, atau artikel majalah dan koran. Sementara untuk General Training Reading, bahan bacaan berupa teks singkat dengan topik seputar kehidupan sehari-hari.

Peserta hanya diberi waktu 30 menit pada tes Listening yang terdiri dari 40 soal. Tes ini dibagi menjadi 4 bagian yang terdiri dari 2 dialog dan 2 monolog seputar kehidupan sehari-hari. Tidak ada perbedaan antara Academic Listening maupun General Training Listening.

Pada tes Speaking, setiap peserta diberikan waktu sekitar 10-15 menit untuk diuji oleh seorang pengetes yang telah ditunjuk oleh British Council Indonesia Foundation. Tes terdiri dari 3 bagian, yaitu Introduction & Interview (4-5 menit), Individual Long Turn (3-4 menit), dan Two-way Discussion (4-5 menit). Tes Speaking bisa dilakukan sehari sebelum atau sehari sesudah ketiga tes lainnya dilakukan bila ada banyak peserta yang mengambil tes IELTS.

Sistem skor IELTS adalah dengan angka 1.00 (nilai terrendah) – 9.00 (nilai tertinggi). Berikut ini adalah penjelasan hasil skor tes IELTS.

9 – Expert user
8 – Very good user
7 – Good user
6 – Competent user
5 – Modest user
4 – Limited user
3 – Extremely limited user
2 – Intermittent user
1 – Non user
0 – Did not attempt the test

Bagi yang berminat mendaftar tes IELTS bisa datang langsung ke alamat kantor yang sudah disebutkan di atas atau secara online di http://ieltsindonesia.co.id/registeronline/

Hasil tes IELTS akan diberikan melalui pos ke alamat rumah peserta 13 hari setelah tes dilakukan. Bisa juga dicek secara online di hari pengumuman. Gue mendaftar untuk tes tanggal 13 Desember, seharusnya hasil tes gue bisa gue terima pada 26 Desember. Namun berhubung kantor IELTS libur Natal pada tanggal tersebut, hasilnya baru akan diberikan pada tanggal 30 Desember.

Demikianlah cerita gue soal pengalaman gue mendaftar tes IELTS. Ada di antara kalian yang udah pernah ikutan tes tersebut? Kepo dong, berapa sih skor yang kalian dapat? Hehehe :p

Use Facebook to Comment

comments

One comment

Leave a Reply