Lagi Ngetren: Fake Flight Attendant

Sumber foto: Pinterest - VeroniVillanuev

Sumber foto: Pinterest – VeroniVillanuev

Gue ngerti emang susah banget buat jadi pramugari / pramugara (*selanjutnya akan gue sebut dengan FA, singkatan dari flight attendant). Ada banyak banget tahapan tes yang harus dilalui, mulai dari ukur seleksi dokumen, ukur tinggi dan berat badan, performance test, English test, background check, wawancara tahap awal dan wawancara final, sampai medical examination dan pengurusan paspor, visa kerja dan izin tinggal bila maskapai yang dilamar basisnya berada di luar negeri.

Semua proses menjadi FA ini panjang, sulit, dan melelahkan. Makanya jangan heran banyak kandidat yang gugur di tengah jalan bukan karena nggak memenuhi syarat atau nggak pantes jadi FA, melainkan karena mereka udah keburu lelah dan frustrasi mengikuti beragam tahapan tes tersebut.

Untuk jadi FA emang nggak semudah yang dibayangkan banyak orang. Dari tahapan seleksinya aja udah kelihatan bahwa pekerjaan ini menuntut banyak dari kandidatnya. Udah kebayang kan gimana jadinya begitu tanda tangan kontrak dan wing disematkan di seragam dengan status resmi sebagai FA? Pastinya pekerjaan yang memberikan gaji dan benefit besar juga diiringi dengan beban dan tanggung jawab yang besar pula.

Yang gue nggak ngerti adalah kenapa ada banyak orang yang saking kepengennya jadi FA, tapi mungkin belum kesampean, sampe segitunya memalsukan identitas mereka. Ya, banyak. Bukan hanya satu atau dua orang, tapi banyak. Dan mereka mengaku-ngaku sebagai FA di berbagai jejaring social media. Memposting beragam foto pemandangan indah di luar negeri, seolah-olah mereka sedang layover di negara tersebut. Juga mengupdate lokasi lewat jejaring seperti foursquare, path, twitter, dan facebook. Ternyata semua update itu bohong belaka. Mereka ketahuan memanipulasi lokasi lewat GPS, juga mengambil beberapa foto layover milik FA lain dari instagram, twitter, dll. Foto-foto profil mereka pun palsu dan bukan foto diri sendiri.

Sepandai-pandainya menyembunyikan kebohongan, pastilah ketahuan juga. Apalagi dunia airlines itu sempit banget. Orang-orang yang terjun di dalamnya saling mengenal satu sama lain, meskipun bekerja di maskapai yang berbeda. Sistem rekrutmen dan training di airlines yang memakai istilah batch untuk merujuk pada angkatan atau kelas training saat mereka direkrut juga membuat para FA aspal ini bisa dilacak keasliannya.

Awalnya gue nggak mau nulis tentang fenomena fake FA ini, karena menurut gue ini bukan sesuatu yang penting dibahas. Tapi begitu menemukan banyak pembaca di Forum Pramugari yang ditipu oleh beberapa orang yang mengaku sebagai FA padahal nyatanya bukan, gue pun jadi kepikiran.

Either they’re highly delusional or about to make profit out of this.

Beberapa waktu yang lalu gue sempat berinteraksi secara pribadi via LINE messenger dengan dua fake FA dan salah satu di antaranya yang akun twitternya @Bahrms sudah berjanji untuk nggak berbohong lagi. Dia janji untuk nggak menipu orang lain lagi dan jujur sama diri sendiri. Janji tinggal janji. Begitu gue cek timeline twitternya, dia kembali beraksi dan mengenakan topeng penipuan yang sama dengan sebelum dia berjanji ke gue.

Sementara seorang yang lainnya dengan akun twitter @elikaayuu yang mengaku-ngaku baru diterima oleh maskapai tempat gue bekerja dan sedang dalam masa training, menghilang begitu saja dari percakapan LINE kami. Pertanyaan gue nggak pernah dijawabnya, dan mendadak akun twitternya diproteksi. Mungkin supaya nggak ada lagi yang mengusik sandiwaranya di dunia maya. Entahlah…

Karena gue gerah dengan aksi mereka yang berpura-pura dan menipu banyak FA wannabes di dunia maya, gue pun ngobrol dengan Bram via LINE. Gue bertanya kenapa dia menipu orang dan apa tujuannya. Berikut ini adalah screen capture percakapan kami yang juga berisi alasannya kenapa berpura-pura menjadi FA, seperti yang dia ungkapkan ke gue beberapa waktu lalu.

Screenshot_2014-03-13-19-52-36

Screenshot_2014-03-13-19-52-46

Screenshot_2014-03-13-19-53-01

Screenshot_2014-03-13-19-53-20

Screenshot_2014-03-13-19-53-26

Screenshot_2014-03-13-19-53-34

Screenshot_2014-03-13-19-53-54

Buat semua FA wannabes yang baca ini, gue mohon kalian berhati-hati dan waspada terhadap fake FA yang berkeliaran di dunia maya. Don’t be fooled and always be skeptical when people tell you stuffs. Kalian harus selalu menyaring informasi yang kalian dapat dan jangan cepat percaya kepada orang yang tidak kalian kenal dengan baik. No one knows what their real intention is.

Dan buat semua fake FA, gue minta kalian semua untuk jujur ke diri sendiri dan juga orang lain. Berbohong itu capek lho… dan emangnya enak ya terus hidup dalam kepalsuan? Apalagi kalau ketahuan bohong. Nggak enak banget. You will lose respect and trust. Dan sekali lo ketahuan berbohong, seumur hidup orang nggak akan percaya sama lo. And think about this, apakah ada maskapai yang mau merekrut seorang yang ketahuan berbohong sebagai pramugari atau pramugara? Adalah lebih terhormat menerima diri sendiri apa adanya, dibanding mencoba menjadi orang lain dan hidup dalam sandiwara.

Tips Mengenali Fake FA
– Ketika seseorang mengaku sebagai FA suatu maskapai, coba tanyakan batch berapa dan tahun rekrutmen berapa. Cross check dengan FA dari maskapai tersebut yang memang jelas kebenaran identitasnya untuk mengetahui apakah benar orang yang mengaku-ngaku tersebut benar bekerja di maskapai yang sama dengan batch dan tahun rekrutmen yang dia sebutkan.
– Seorang fake FA tidak tahu banyak mengenai tipe pesawat, konfigurasinya, maupun fungsi dari fitur-fitur yang ada di dalamnya. Mereka pun kemungkinan besar tidak tahu emergency equipments dan oral command yang diberlakukan dalam emergency landing. Gimana bisa tahu, kalau nggak pernah mengikuti training?
– Sering ngeles kalau ditanyakan mengenai hal-hal yang berhubungan dengan pekerjaan sebagai FA maupun aspek keamanan penerbangan. Cara ngeles bisa dengan menghindar dengan berbagai alasan atau menjawab seadanya yang berujung pada kebingungan.
– Boleh saja upload berbagai foto keindahan panorama di luar kota atau luar negeri, namun hanya foto pemandangannya saja. Tidak pernah terlihat foto dirinya tengah berada di dalam foto tersebut karena ya memang mereka belum pernah ke sana dan kemungkinan besar itu foto curian dari akun lain.
– Googling saja profile picturenya dan akan ketahuan foto tersebut miliknya atau bukan. Ini cara yang paling efektif, because they might fool you, but they could never fool Google.

* SPECIAL BONUS FOR ALL FAKE FAs OUT THERE *

You don’t fool me, those pretty eyes
That sexy smile, you don’t fool me, uh
You don’t rule me, you’re no surprise
You’re telling lies, hey, you don’t fool me

Lyrics source: Phone Lyrics

Use Facebook to Comment

comments

5 comments

  1. Anita Lusiya Dewi says:

    penasaran bgt sm alasan di balik kebohongan mereka mak… hmmm…
    fyi, sy dl juga pengen bgt jd FA, tapi tinggi ga memenuhi. kalo mau nipu pura2 jd FA, pasti lgsg ketauan. xixi
    seru ya mak, keliling dunia. semoga ada cara lain buatku. ‎​​​Ήέέ •• Ήέέ •• Ήέέ ••

    • dearmarintan says:

      @Anita Lusiya Dewi: iya mak, sedih banget dan ga jelas alasan bohongnya untuk apa.. mungkin untuk popularitas atau entahlah.. sebenarnya kalau ga sampai meresahkan juga ga bakalan aku pusing urusin beginian.. tapi kasian banyak orang yang tertipu dan dapat info menyesatkan dari fake FA kayak begini..

      Iya seru banget jadi pramugari, mak.. ada banyak cara sih kalau mau keliling dunia.. jadi blogger terkenal juga bisa, nanti banyak yang sponsorin travel.. yang penting rajin ngeblog dan konsisten posting artikel yang berkualitas aja 🙂

  2. Annisa Dikaputri says:

    iya mbak,ternyata ada yg begituan.Jujur, aku jg lagi ngerjain Fake FA ni mbak dari twitter. heheh, jahat akunya yaa. dia ngaku2 FA di salah satu maskapai besar milik Indonesia tapi kalo aku ngajak ngobrol tentang dunia FA dan pengalamannya saat tugas dia malah ngeles gitu, alasannya capek gara2 rute 5 hari. Nggak banget deh mbak.
    Oiyaa mbak, aku suka sama semua tulisannya mabak. sukses terus yaa mbak dan aku mohon do’anya mbak semoga aku bisa segera mungkin nyusul mbak sbg pramugari asli. Aamiin

Leave a Reply